Petani Minta Solusi! Listrik Sering Padam Ganggu Pengolahan Gabah di Nagan Raya

REDAKSI NAGAN RAYA

- Redaksi

Senin, 14 September 2026 - 12:28 WIB

5089 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUKA MAKMUE — Gangguan listrik yang disebut kerap terjadi di sejumlah wilayah Kabupaten Nagan Raya, Aceh, mulai dikeluhkan petani karena berdampak terhadap aktivitas pengolahan gabah, terutama ketika kondisi cuaca hujan.

Sejumlah petani mengaku kesulitan melakukan proses pengolahan dan pengeringan padi di kilang ketika pasokan listrik mengalami pemadaman.

Kondisi tersebut dinilai dapat menghambat aktivitas petani sekaligus mengganggu kelancaran rantai pengolahan hasil pertanian.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rustam, warga Kecamatan Seunagan Timur, kepada media ini, Senin (14/9/2026), mengatakan pemadaman listrik menjadi salah satu kendala yang mereka hadapi, terlebih ketika hujan turun.

“Gara-gara listrik sering padam, padi kami menjadi terkendala untuk diproses di kilang. Kondisinya semakin sulit ketika hujan, karena padi membutuhkan penanganan dan pengeringan agar kualitasnya tetap terjaga,” ujar Rustam.

Menurutnya, persoalan listrik bukan hanya menyangkut kenyamanan masyarakat, tetapi juga berkaitan dengan aktivitas ekonomi petani.

Jika proses pengolahan gabah tersendat, petani dikhawatirkan ikut menanggung kerugian karena hasil panen membutuhkan penanganan tepat waktu.

Ketahanan pangan jangan sampai terganggu

Rustam berharap persoalan pasokan listrik di wilayah pedesaan dapat menjadi perhatian serius.

Menurutnya, petani membutuhkan dukungan infrastruktur dasar yang stabil agar proses produksi hingga pengolahan hasil pertanian dapat berjalan dengan baik.

“Kalau listrik sering padam, bukan hanya rumah tangga yang terganggu. Aktivitas petani dan kilang padi juga ikut terkena dampaknya. Kita berharap ada solusi agar persoalan ini tidak terus berulang,” katanya.

Keluhan serupa disebut juga dirasakan masyarakat di sejumlah wilayah Nagan Raya. Gangguan listrik yang terjadi berulang dinilai perlu mendapatkan perhatian karena sektor pertanian merupakan salah satu penopang perekonomian masyarakat sekaligus bagian penting dalam menjaga ketahanan pangan daerah.

Sementara itu, Humas Direktur CV Kilang Padi Riski Perkasa, Mursalin, membenarkan bahwa pemadaman listrik yang terjadi selama ini menimbulkan sejumlah kendala dalam aktivitas kilang.

“Selama sering terjadi pemadaman listrik, banyak pekerjaan kami yang mengalami kendala. Aktivitas di kilang tentu sangat bergantung pada ketersediaan listrik,” ujar Mursalin.

Ia menilai kelancaran pengolahan gabah memiliki hubungan erat dengan upaya mendukung ketahanan pangan. Karena itu, kestabilan pasokan listrik menjadi salah satu faktor penting agar aktivitas pengolahan hasil pertanian dapat berjalan secara optimal.

Petani berharap ada solusi, bukan sekadar keluhan

Masyarakat berharap gangguan listrik yang terjadi di berbagai wilayah Nagan Raya dapat segera ditangani secara serius dan transparan. Petani maupun pelaku usaha penggilingan padi membutuhkan kepastian agar kegiatan mereka tidak terus terganggu.

Apalagi di tengah upaya pemerintah memperkuat sektor pertanian dan ketahanan pangan, dukungan terhadap infrastruktur dasar seperti listrik menjadi hal yang tidak kalah penting.

Sebelum berita ini diterbitkan, media ini telah berupaya menghubungi pihak PLN untuk memperoleh penjelasan terkait keluhan pemadaman listrik tersebut. Namun, hingga berita ini disiarkan, pihak PLN belum berhasil dikonfirmasi.

Media ini tetap membuka ruang bagi pihak PLN untuk memberikan klarifikasi maupun penjelasan mengenai penyebab gangguan listrik dan langkah penanganan yang dilakukan. (*)

Berita Terkait

Babinsa Posramil Tadu Raya Laksanakan Komsos dan Anjangsana di Desa Babarot Pererat Kemanunggalan
Babinsa laksanakan komsos bersama warga binaan
Babinsa Pos Ramil Tripa Makmur Komsos dengan warga Desa pasiekeubeudom
Dengar Aspirasi Warga, Babinsa Koramil 01/Kuala Komsos di Desa Binaan
BABINSA KORAMIL 03 SENAGAN TIMUR BERSAMA WARGA KOMSOS DI DESA SAWANG MANE
Babinsa Posramil Kuala Pesisir Dampingi Petani Panen Sayur Sawi Warga Binaan
Komsos, Media Babinsa Untuk Jalin Silaturahmi Bersama Warga Binaan
Babinsa Posramil Beutong Ateuh Banggalang Ajak Pemuda Jauhi Narkoba, Isi Masa Muda dengan Kegiatan Positif

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 08:40 WIB

Babinsa Posramil Tadu Raya Laksanakan Komsos dan Anjangsana di Desa Babarot Pererat Kemanunggalan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 01:05 WIB

Babinsa laksanakan komsos bersama warga binaan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 01:03 WIB

Babinsa Pos Ramil Tripa Makmur Komsos dengan warga Desa pasiekeubeudom

Rabu, 14 Oktober 2026 - 09:45 WIB

Dengar Aspirasi Warga, Babinsa Koramil 01/Kuala Komsos di Desa Binaan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 09:38 WIB

BABINSA KORAMIL 03 SENAGAN TIMUR BERSAMA WARGA KOMSOS DI DESA SAWANG MANE

Rabu, 14 Oktober 2026 - 09:01 WIB

Komsos, Media Babinsa Untuk Jalin Silaturahmi Bersama Warga Binaan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 08:58 WIB

Babinsa Posramil Beutong Ateuh Banggalang Ajak Pemuda Jauhi Narkoba, Isi Masa Muda dengan Kegiatan Positif

Jumat, 9 Oktober 2026 - 13:41 WIB

Pererat Silaturahmi, Kapolres Nagan Raya Ajak Tokoh Masyarakat Bersama Jaga Keamanan

Berita Terbaru

NAGAN RAYA

Babinsa laksanakan komsos bersama warga binaan

Kamis, 15 Okt 2026 - 01:05 WIB